Malam Bersama Bintang di Bukit Bintang

Jul 19 2017

Malam Bersama Bintang di Bukit Bintang

bukit bintang

bukit bintang di malam hari

Malam minggu begitu syahdu pekan ini, bukan karena besok libur tapi karena ada dia pelipur, mengisi kosongnya hati malam ini. Dia adalah bintang, gadis manis dengan lesung pipi yang menawan, kami berkenalan beberapa hari lalu, dengan mengumpulkan keberanianku malam ini akan ku ajak bintang menikmati bintang di bukit bintang.

Jam tujuh lebih lima belas, motor butut ku parkir di teras rumah, kuketuk pintu berharap bidadari dunia membukanya. Benar saja dia jelita, dengan pakaian super santai membuatnya sederhana untuk dicintai. Setelah menunggunya beberapa menit kami pun berangkat, menyusuri kota Jogja yang malam ini terasa milik berdua. Tujuan kami adalah Bukit Bintang, Bukit dengan panorama kota Yogyakarta yang membuat semua orang jatuh hati padanya.

Bukit Bintang terletak di perbatasan Bantul dan Gunungkidul, tepatnya di Jalan Wonosari naik sesudah piyungan dan sebelum kecamatan Patuk, letaknya di pinggir jalan raya . Jadi mudah saja untuk menemukan spot cantik ini. Malam mungkin dingin, tapi bersamanya malam tidak sedingin yang kuduga, jalan wonosari cukup padat membuat kami harus sabar memacu kendaraan, maklum jalanan menuju bukit bintang berliku dan naik. Tapi jalan sudah bagus kok dan lebar pula, jadi enak walaupun macet.

Si Bintang mulai senyum senyum lihat pemandangan di kiri jalan, “wah bagus ya ”  ucapnya. Perlahan kami pun tiba di Bukit Bintang yang dituju, segera mencari parkir motor terdekat. Bukit Bintang sangat ramai pada malam minggu, ya terutama oleh muda mudi seperti saat ini. Mereka menghabiskan malam bersama yang tersayang atau sekedar menjelaskan jenuh pada gelap yang memuncak. Beberapa rombongan keluarga dengan plat nomor luar kota juga ada, ditambah ramai kendaraan yang lalu lalang ke arah wonosari dan kota yogya sendiri menambah riuh bukit bintang.

Bintang memilih rumah makan dengan pemandangan luas , dia duduk dan memesan minuman. Mengutarakan pemandangan yang dia lihat lewat binar mata yang membuatku makin dalam jatuhnya. Di Bukit Bintang kita bisa menikmati pemandangan kelap kelip lampu kota Yogya dan sekitarnya, jika langit cerah bintang sesungguhnya akan nampak, menemani dan membuat malam kalian lebih bersinar lagi. Di bukit bintang berdiri banyak sekali rumah makan dengan view yang indah, beberapa menggunakan konsep tanpa atap yang tentu makin membuat suasana makin lengkap.

Atau jika tidak ingin makan di beberapa rumah makan dan restoran di sini kita bisa mencoba jagung bakar di pinggir jembatan / jalan. Dengan pemandangan yang sama tentu menjadi alternatif tersendiri, beberapa pasangan terlihat bercanda, mungkin mereka sedang dalam buai buai asmara. Tapi wajahku tak bisa berpaling dari Bintang , dia memesan jagung bakar dan terlihat senang. Dan akupun senang melit senyum dan tawanya.

Di sini jika kita berjalan naik lagi kita bisa berfoto di icon baru kabupaten Gunungkidul yaitu tulisan Gunungkidul dan air mancurnya, komplit kan. Gelap semakin gelap, jam sudah menunjukan pukul sebelas malam, dan Bintang harus segera pulang. Kami pun bergegas, dia benar benar gembira, tak henti hentinya senyum manis itu dia berikan . Diperjalan pulang dia berharap bisa ke Bukit Bintang lagi menikmati malam Jogja dari ketinggian . Untuk harga jangan khawatir terjangkau kok, jagung bakar mulai Rp8000 an. Jika ragu bisa tanya menu dan harga dulu . Selamat bermalam minggu di Bukit Bintang .

Leave a Reply

Your email address will not be published.