Pantai Sadeng

Muara Bengawan Solo Purba

Jul 25 2017

Pantai Sadeng Dan Muara Bengawan Solo Purba

Pantai Sadeng, atau lebih terkenal dengan sebutan Pelabuhan Sadeng. Merupakan satu satunya Pelabuhan ikan di Gunungkidul Yogyakarta. Beralamat di Songbanyu, Girisubo, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pelabuhan sadeng adalah surga untuk berburu ikan laut yang segar hasil tangkapan nelayan. Pelabuhan Sadeng juga merupakan tempat pelelangan ikan terbesar di Yogyakarta, dan salah satu pemasok kebutuhan ikan di Pulau Jawa.

Malam itu bincang bincang kami ber empat ngalor ngidul, akhirnya tercetuslah ide untuk mengisi hari libur kami ,rencana pesta ikan laut besok malam pun di amini, dengan target kami belanja ikan di pelabuhan sadeng pada pagi harinya. Karena menurut info harga di pelelangan ikan sadeng sangat miring, ya maklum mungkin para juragan juragan ikan pun ngambil dagangan dari sadeng. Setting alarm dipagi buta, untuk yang belum tau saat itu aku sedang liburan dirumah teman di pusat ibukota Gunungkidul, yaitu Wonosari. Dengan banyaknya variasi ikan dan harga yang miring membuat ku cukup bersemangat berburu ikan di pelabuhan Sadeng.

pantai sadeng

Pagi menjelang siang, alarm yang jadi panutan pun ternyata tidak berefek apa apa.. kami semua bangun jam delapan. Oke, itu mungkin yang paling pagi. Karena plan A yang gagal alias gak jadi akhirnya kami putuskan mengunjunggi Sadeng dan mungkin makan ikan disana. Membersihkan diri, dan berkemas, lalu kami berangkat. Menyusuri jalan khas Gunungkidul yang toleh kanan kiri isinya gunung semua. Untuk jalan harus diakui oke punya. Kami menggikuti tuan rumah yang paham betul daerah nya hehe

Sebelum sampai di pelabuhan sadeng ada pemandangan yang tidak biasa, yup ada sebuah lembah yang sangat indah. Sayang tidak sempat mengabadikan gambarnya. Singkat cerita kami tiba di pelabuhan sadeng, dari kejauhan pintu masuk berupa gapura terpampang. Untuk retribusi pengunjung hanya Rp 2000 sangat murah kan ? masuk ke dalam kita disambut kapal kapal yang berjajar dengan rapi. Keramaian yang sempat kami dambakan pun sudah tidak ada. Ya mungkin karena sudah siang ya.. kami memarkirkan motor dan menyusuri Pantainya.

dermaga pantai sadeng

Pantainya tidak terlalu luas dan mungkin hanya muat untuk beberapa orang saja , kami lebih memilih menghabiskan waktu di pemecah gelombang dan berfoto ria, karena cuaca yang mulai terik kami menepi kesebuah warung. Dan benar saja ibu paruh baya itu menawarkan berbagai macam olahan laut yang tentu kami sambut dengan jawaban oke dan boleh hehe. Sarapan dan isi perut sebelum pulang, untuk harga bisa dadu kok, ikan disini murah dan fresh pula.

Setelah kenyang, dapet banyak foto kami putuskan tuk pulang . Kembali melewati lembah tadi, tapi lagi lagi tidak mengabadikan gambarnya. Baru setelah sampai dirumah temanku aku mulai seaching apa yang menjadi pertanyaan di pikirklu tentang lembah tadi. Dan gayuh bersambut ternyata ada benarnya pertanyaan dalam benakku, lembah yang kami lewati tadi adalah sungai bengawan solo purba yang bermuara di pantai Sadeng.

Dahulu kala Sungai Bengawan Solo ternyata bermuara di Pantai Sadeng yang berada di Kabupaten Gunung Kidul. Namun, empat juta tahun yang silam, sebuah proses geologi terjadi. Lempeng Australia menghujam ke bawah Pulau Jawa, menyebabkan dataran di Pulau Jawa perlahan terangkat naik. Arus sungai akhirnya tak bisa melawannya dan alirannya pun berbalik ke utara. Jalur semula akhirnya tinggal jejak yang perlahan lahan  mengering . Lalu menjadi lahan produktif warga. Pantas saja saat dilembah tadi seperti melewati sebuah sungai besar yang ternya memang betul,Muara bengawan solo purba .

Leave a Reply

Your email address will not be published.