Orchid Forrest, Taman Anggrek nya Lembang

Description

Description

Obyek Wisata Orchid Forrest ini masih tergolong baru, di buka untuk umum pada tahun 2017 sudah ramai di kunjungi oleh para penyasar yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Wisata yang bertemakan alam ini sebenarnya adalah sebuah hutan pinus yang lokasinya berdekatan dengan gunung Tangkuban perahu. Di Tempat ini dulunya sering di gunakan untuk kegiatan perkemahan, outbond dan tak sedikit yang datang ketempat ini hanya untuk berpacaran. Fungsi utamanya adalah sebagai hutan lindung yang tentunya memiliki arti penting bagi kota Bandung, yaitu sebagai daerah resapan air dan sebagai paru – paru kota. Maka perhutani memberi ijin kepada pihak pengelola yaitu PT. Jala Energy untuk menggunakan lokasi hutan lindung ini untuk di gunakan sebagai obyek wisata dengan syarat, tidak merusak tatanan hutan pinus dan diwajibkan untuk melakukan reboisasi.

Sebenarnya Orchid Forrest bukan satu – satunya obyek wisata yang di swa-kelolakan kepada pihak swasta oleh perhutani di hutan lindung itu. Total ada 33 obyek wisata yang terdapat pada hutan lindung cikole. Orchid Forrest merupakan obyek wisata yang terbaru di antara ke 33 obyek wisata lainnya. Namun demikian, Orchid Forrest di harapkan menjadi penghasil pendapatan daerah terbesar di antara obyek wisata lainnya. Adapun target yang di canangkan oleh pemerintah daerah kota Bandung berkisar Rp. 10 Milyar per tahunnya. Yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan reboisasi, pembenahan dan perbaikan hutan lindung itu sendiri.

Untuk mencapai Orchid Forrest ini, Para penyasar yang berasal dari kota Bandung tinggal mengarahkan kendaraannya menuju ke Gunung Tangkuban Perahu. Kemudian setelah memasuki area Gunung Tangkuban Perahu, para penyasar akan menemukan penanda jalan masuk menuju Cikole di sebelah kiri. Lalu setelah berbelok menuju cikole, para penyasar tinggal mengikuti jalan tersebut hingga menemukan penunjuk jalan menuju ke Orchid Forest.

Jalan masih sedikit jelek dan belum di perbaiki. Wajar karena di beberapa bagiannya obyek wisata Orchid Forrest ini masih di kembangkan dan belum selesai 100 persen. Berkisar sekitar 3 kilometer sejak dari belokan Cikole, para penyasar akan menemukan obyek wisata Orchid Forrest ini di kanan jalan. Namun bukan jalan masuk lah yang pertama kali penyasar jumpai melainkan jalan keluar obyek wisata Orchid Forrest. Hal ini di sebabkan karena obyek wisata ini memiliki jalan masuk dan keluar yang berbeda. Jarak jalan masuk dan keluarnya berkisar 1 kilometer, namun jangan kwatir karena pihak pengelola telah menyediakan suttle bus yang khusus di gunakan untuk para penyasar yang telah keluar dari obyek wisata lalu kemudian ingin kembali ke tempat parkir kendaraan yang berada pada pintu masuk obyek wisata Orchid Forrest.

Beberapa keunggulan obyek wisata yang bertemakan kebun anggrek di tengah hutan ini adalah :

  1. Spot Foto.

Sangat banyak spot foto yang bahasa gaulnya instagramable. Bahkan secara harafiah di setiap sudut, atau belokan merupakan spot foto yang indah untuk ber swa foto atau foto bersama teman sepenyasaran. Dan bukan karena memang tempat nya yang indah saja, namun pihak pengelola juga memberikan gimmick berupa bangku taman, ornamen tumbuhan, spot lampu yang tentunya semakin memancing orang untuk mendadak fotogenic.

 

  1. Hutan Anggrek bukan abal – abal.

Banyak kebun anggrek yang melabeli diri sebagai taman wisata anggrek walaupun hanya memiliki beberapa jenis anggrek lokal saja. Tidak demikian dengan Orchid Forrest ini. Orchid Forrest adalah salah satu dari banyak taman wisata bertemakan anggrek yang memiliki lebih dari 20.000 tanaman Anggrek dan memberikan informasi yang cukup baik mengenai jenis – jenis anggrek itu sendiri. Tentunya selain varietas lokal yang di gantung oleh para pengelola pada pohon – pohon pinus, Orchid Forrest juga memiliki varietas Anggrek Langka yang di kumpulkan dari seluruh dunia. Koleksi ini di tempatkan pada sebuah rumah kaca yang lokasinya berada tepat di tengah –tengah obyek wisata

 

  1. Café di tengah hutan

Tentunya pengelola juga memberikan beberapa tempat untuk beristirahat. Selain di sediakan toilet dan bangku dengan jumlah yang sangat banyak. Tentunya di sediakan pula tempat untuk mengisi perut. Nah disini pengelola tampaknya memberikan hak sewa kepada beberapa vendor. Namun tampaknya pihak pengelola tidak mengijinkan kepada vendor untuk mendirikan café dengan kosep menu sama. Hanya ada 1 pizza resto, dan 1 coffee shop namun jangan khawatir bagi yang suka berdesak – desakan dan suka ruwet makan campur – campur. Ada pujasera di samping lapangan yang menyediakan banyak menu makanan dan minuman.

 

  1. Wahana ramah anak

Beberapa tempat yang instagramable biasanya memiliki target penyasar – penyasar milenial dan kurang memperhatikan kebutuhan anak kecil dan balita. Lain halnya dengan Orchid Forrest yang selain memiliki wahana outbond, golf mini, paint ball, flying fox dan spot foto – foto itu. Orchid forest juga memiliki wahana outbond khusus anak, taman bermain anak – anak dan wahana hutan kelinci ( taman kecil dengan banyak jenis kelinci ). Namun jangan lupa yang sudah termasuk pada harga tiket masuk hanya wahana hutan kelinci saja. Yang lainnya masih di kenakan biaya untuk menikmatinya.

Obyek wisata yang masih terus di kembangkan dan di tambah wahana – wahana lainnya ini dapat di nikmati dengan maksimal pada pagi hingga sore hari. Walaupun jam operasionalnya hingga jam 10 malam, namun kunjungan para penyasar akan terasa masih kurang maksimal. Walaupun pada malah hari Orchid Forrest berubah menjadi hutan lampu kelap – kelip namun pastinya akan lebih susah berselfi ria, dan bercentil – centil ria bersama pasangan apabila kamera handphone penyasar belum memiliki fungsi ‘night mode’. Bisa senyum yang cantek jadi mencong karena kameranya blur ditelan gelapnya malam di Orchid Forrest.

Disarankan untuk bepergian minimal berpasangan atau bersama keluarga, karena apabila penyasar pergi sendirian. Bisa di kira sebagai pria dan tante – tante yang kesepian, yang bimbang, karena hidup bosan mati segan. Peace out! Salam Nyasar!

 

 

 

Contact

Contact
  • Address
    Genteng, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391
  • Category
    Buat Keluarga, Unik Kreatif
  • Location
    Jawa Barat
  • Tags
    anggrek, camping ground, cikole, cikole jayagiri, orchid, orchid forrest, outbound, Taman, taman anggrek, tangkuban perahu, tiket orchid forrest, wisata sekitar tangkuban perahu

Informasi tambahan

Informasi tambahan
  • Jam Buka
    08:00-18:00
  • Harga
    30.000
  • Patokan Terdekat
    Gn. Tangkuban Perahu
  • Koneksi Internet
    4G
  • Situasi
    Sejuk

Location

Orchid Forrest, Taman Anggrek nya Lembang
Get directions

Contact

Orchid Forrest, Taman Anggrek nya Lembang
  • By Denny Tamtama
  • Email: opleh@hotmail.com

Ratings

Orchid Forrest, Taman Anggrek nya Lembang

Apa Kata Mereka

0

0 Total
Review dan rating merupakan penilaian subjektif.
Tim Suka Nyasar tidak melakukan review eksklusif dan sepihak.
Pelayanan
0.0%
Lokasi
0.0%
Kualitas
0.0%
Fasilitas
0.0%
Tingkat Kesulitan
0.0%