PEMANDIAN AIR PANAS CIATER

Description

Description

Akses menuju Pemandian air panas Ciater

Ciater atau yang dahulu lebih kondang dengan sebutan Sari Ater ini merupakan obyek wisata yang wajib di kunjungi apabila traveller sedang berwisata ke Jawa Barat. Luas pemandian air panas ini mencapai 30 hektar dan letaknya tepat berada di antara Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang. Untuk mencapai lokasinya sangatlah muda. Traveller yang menggunakan mobil dapat menggunakan jalan tol trans Jawa dengan 2 alternatif pintu keluar, yaitu pintu keluar Subang kota dan pintu keluar Pasteur (Kota Bandung).

Apabila para traveller melalui pintu keluar tol Subang kota, maka traveller tinggal melanjutkan perjalanan ke arah selatan sejauh 27 km untuk mencapai Ciater. Perjalanan dengan estimasi waktu kurang lebih 30-45 menit tersebut tidak lah membosankan karena para traveller akan di hibur oleh asrinya pemandangan kebun teh dengan hawa sejuk pegunungan. Para traveller juga berkesempatan untuk mencicipi buah nanas segar, buah tangan khas masyarakat jalan Cagak. Dan dari daerah ini juga nama nanas madu atau simadu itu berasal. Alternatif lainnya yaitu menggunakan pintu tol Pastuer, para traveller akan membelah kota Bandung menuju ke kota Lembang yang kemudian melanjukan perjalanan ke arah gunung Tangkuban Perahu dah berjarak kurang lebih 5 km, tepat berada di kaki gunung Tangkuban Perahu itulah pemandian air panas Ciater berada.

 

Sejarah Pemandian air panas Ciater

Awalnya tempat wisata ini adalah sebuah hutan pohon ater (sejenis pohon bambu – wiki) yang masih alami, penduduk sekitar menyakini hutan tersebut sebagai hutan yang angker. Konon ceritanya, dahulu kala pernah ada orang yang masuk ke hutan tersebut untuk menebang pohon ater, namun pada saat sedang memotong beberapa batang pohon ater, tiba – tiba batang potong ater yang di potong mengeluarkan air yang sangat banyak, seperti sedang menangis. Di tambah pula air yang dikeluarkan hangat cenderung panas.

Pemandian di tengah hutan ini dulunya hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk kegiataan bersemedi dan bertapa, hingga akhirnya ada peneliti dari Belanda yang bernama Hack Bessel yang melakukan penelitian tentang asal dan kegunaan dari sumber air panas itu.Ditemukan selain memiliki kadar asam yang cukup tinggi (ph 2,5),ditemukan juga kandungan kalsium dan magnesium serta beberapa kandungan mineral penting lainnya. Dimana pada akhirnya berkesimpulan bahwa air panas yang mengandung belerang alami tersebut sangat lah bermanfaat untuk kesehatan dan diyakini dapat menjadi sebuah pengobatan alternatif yang manjur untuk berbagai macam penyakit, beberapa diantaranya adalah pencegahan dan pengobatan penyakit kulit, terapi penyembuhan penyakit rematik tulang, terapi penyembuhan pada kelumpuhan akibat penyakit stroke ataupun darah tinggi. Namun seperti pada sesi terapi penyembuhan lainnya, rutinitas menjadi sebuah unsur penting disamping unsur air panas ciater itu sendiri. Sehingga efek baik dari berendam di air panas ciater yang bersuhu antara 37-42 derajat celcius itu akan semakin terasa apabila traveller lebih rutin dan teratur berendam disana.

Bersamaan dengan itu, sekitan pada tahun 60 an, ada seorang yang di tuakan oleh masyarakat desa sekitar bernama Mbah Ebos, mengajak masyarakat sekitar untuk membuka akses hutan yang di anggap angker tersebut dan membangun perkampungan di sekitar tempat tersebut. Dan di beri nama Desa Ciater – yang artinya adalah Sungai/Air yang memancar di antara pohon Ater. Yang singkatnya, Ciater juga berarti Pancaran Air. Tepatnya pada tahun 1968, Pemerintah Kabupaten Subang mulai memanfaatkan tempat ini sebagai salah satu penghasil pendapatan daerah dari sektor pariwisata dengan pemandian air panas Sari Ater.

 

Fasilitas pemandian air panas Ciater

Memasuki obyek wisata Ciater, traveller dapat langsung menikmati ragam fasilitas yang dapat diperoleh dengan membeli tiket sesuai dengan keinginan fasilitas yang didapatkan. Tiket yang ditawarkan cukup beragam antara Rp 20.000,- s/d 80.000,- tergantung fasilitas mana yang akan dimasuki. Selain fasilitas utama yaitu kolam pemandian air panas , air terjun maupun kolam renang air panas, dikomplek tempat wisata ciater ini juga disediakan tempat makan, tempat pijat refleksi, gazebo untuk beristirahat, tempat untuk membeli oleh-oleh, dan beragam hal menarik lainnya seperti camping ground dan flying fox.

      

Golden Time

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi ciater adalah ketika sore menjelang malam pada hari biasa. Ciater selalu ramai pada hari sabtu, minggu dan hari libur, jadi usahakan untuk datang ketika hari kerja saja. Pada sore dan malam hari suhu di tempat ini cukup dingin, bahkan bisa dibawah 18 derajat celcius jadi sangat cocok untuk berendam air panas sambil menikmati minuman hangat.

Kawasan Ciater memang terkenal dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang hijau, jadi banyak terdapat tempat penginapan disekitar Pemandian air panas ciater ini. Mulai dari hotel hingga villa semuanya tersedia didaerah ini. Akan tetapi pastikan untuk memesan lebih awal ketika musim liburan, karena daerah ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan sehingga sangat mungkin untuk tidak kebagian tempat untuk menginap. Beberapa penginapan yang dapat kamu pesan bisa kamu cek disini atau disini.

Contact

Contact
  • Address
    Jl. Raya Ciater, Nagrak, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat 40154
  • Phone
  • E-mail
  • Website
  • Category
    Alam Perawan, Buat Keluarga
  • Location
    Bandung, Jawa Barat

Informasi tambahan

Informasi tambahan
  • Jam Buka
    24 jam
  • Harga
    20.000-80.000
  • Patokan Terdekat
    Sari Ater Hotel & Resort
  • Koneksi Internet
    4g
  • Situasi
    Sejuk, hijau, dan segar

Location

PEMANDIAN AIR PANAS CIATER
Get directions

Contact

PEMANDIAN AIR PANAS CIATER
  • By Denny Tamtama
  • Email: opleh@hotmail.com

Ratings

PEMANDIAN AIR PANAS CIATER

Apa Kata Mereka

0

0 Total
Review dan rating merupakan penilaian subjektif.
Tim Suka Nyasar tidak melakukan review eksklusif dan sepihak.
Pelayanan
0.0%
Lokasi
0.0%
Kualitas
0.0%
Fasilitas
0.0%
Tingkat Kesulitan
0.0%