Raja Ampat, Gugusan Pulau Wisata di Barat Papua

Description

Description

Kepulauan Raja Ampat Papua

Perairan di Kepulauan Raja Ampat ini adalah salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini. Tentunya tidak kalah indah dari Taman Nasional Bunaken dan Labuan Bajo. Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

Untuk mencapainya, penyasar dapat melakukan penerbangan menuju ke Sorong kemudian melanjutkan jalan menggunakan kapal menuju ke Wasai, ibukota kabupaten Raja Ampat.Perjalanannya hanya memakan waktu sekitar 2 – 3 jam saja.  Disana, para penyasar akan disambut oleh penduduk lokal yang mayoritas pekerjaannya adalah sebgai nelayan. Namun jangan khawatir, karena Raja Ampat juga merupakan salah satu obyek wisata unggulan, maka tak heran apabila para penduduknya tergolong masyarakat yang sadar wisata. Ada sebuah tradisi unik disana, apabila para penyasar membawa oleh – oleh berupa pinang, maka para penyasar akan diajak berbincang – bincang santai sambil makan pinang. Acara ini disebut sebagai tradisi para – para pinang, dimana selain mengobrol santai para penyasar akan diajak menceritakan cerita lucu sambil bergantian.

Kepulauan yang terletak lebih kurang 60 kilometer sebelah barat dari laut sorong itu memiliki lebih dari 450 jenis karang. Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara Pulau Waigeo dan Pulau Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepualauan Misool Tenggara dan Kepulauan Wayag. Tipe dari terumbu karang di Raja Ampat umumnya adalah terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam. Tetapi ditemukan juga tipe atol dan tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti di kampung Saondarek, ketika pasang surut terendah, bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasinya sendiri, karang tersebut tetap bisa hidup walaupun berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.

Tentunya selain berates – ratus jenis karang tadi, terdapat beberapa species yang unik yang penyasar dapat temukan disana yaitu beberapa jenis kuda laut katai, wobbegong, dan ikan pari Manta. Juga ada ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor Pari Manta yang jinak seperti ketika Anda menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Disini juga sering terlihat beberapa hiu Paus yang sedang melakukan migrasi tahunan. Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda soliter atau sendirian). Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung.

Ada yang unik di kawasan gugusan Misool ditemukan peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang diterakan pada dinding batu karang. Uniknya, cap-cap tangan ini berada sangat dekat dengan permukaan laut dan tidak berada di dalam gua. Menurut perkiraan, usia cap-cap tangan ini sekitar 50.000 tahun dan menjadi bagian dari rangkaian petunjuk jalur penyebaran manusia dari kawasan barat Nusantara menuju Papua dan Melanesia. Selain itu juga terdapat sisa pesawat karam yang terdapat di beberapa titik penyelaman salah satunya adalah di pulau Wai.

Selain melakukan kegiatan penyelaman, para penyasar yang datang ke Kepulauan Raja Ampat ini dapat juga menikmati beberapa satwa unik yang hanya ada di Papua, seperti burung Cendrawasih, Kakatua Raja dan berjenis kakaktua dan nuri lainnya. Untuk melihat langsung burung Cendrawasih di habitat aslinya, para penyasar dapat mengunjungi desa Sawinggrai. Selain itu tentunya ada beberapa daerah obyek wisata yang sungguh indah untuk ditelusuri disini. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Star Lagoon

Ada sebuah laguna yang berbentuk bintang di Kepulauan Raja Ampat. Tepatnya berada di pulau Pianemo. Apabila para penyasar mengambil gambarnya dari atas, maka laguna ini akan tampak seperti sebuah bintang segi lima. Airnya yang sangat jernih tentunya juga akan membuat para penyasar ingin menjelajahi dan berenang sambil menikmati panorama bawah laut dari Star Lagoon ini.

  1. Batu Pensil

Sebuah batu karanng yang menjulang di tengah Teluk Kabui ini merupakan sebuah monumen yang sangat ikonik di Kepulauan Raja Ampat. Bentuk karangnya menjulang tinggi dan sangat cocok apabila para penyasar ingin melakukan kegiatan swa foto di tempat ini.

  1. Wayag

Jejeran batu karang raksasa berbalut warna hijau yang berjejer di tengah laut yang memiliki warna air biru tua ini merupakan sebuah ikon dari Kepulauan Raja Ampat. Mirip dengan jejeran karang yang berada di James Bond Island di Thailand. Para penyasar tentunya tidak sudah menemukan beberapa pose dan spot foto yang instagramable

  1. Pasir Timbul

Sebuah pulau berpasir putih yang timbul pada saat air laut sedang surut ini berada di dekat pulau Mansuar. Disini para penyasar dapat menjejakkan kaki seolah olah sedang berjalan di tengah laut. Mirip dengan pulau gosong yang berada di karimun Jawa. Namun bedanya, para penyasar yang ingin menikmati kegiatan berfoto ria disini harus pada saat air lau surut, karena pulau ini akan hilang pada saat air laut pasang.

  1. Air Terjun Batanta

Air Terjun yang berada di tengah hutan pulau Bantata ini merupakan sebuah obyek wisata yang cukup menantang. Cukup menantang disini maksudnya aksesibilitasnya yang masih berupa hutan membuat para penyasar harus melakukan kegiatan trekking ke pedalaman hutan. Namun lelah penyasar pastinya akan terbayar oleh suara dan keindahan dari air terjun Bantata yang menjulang tinggi hingga 10 meter itu. Dibalik air tersebut terdapat cekungan berupa gua alam yang dapat di masuki 5 – 6 orang.

 

Sungguh luar biasa kekayaan alam dari Kepulauan Raja Ampat ini. Menambah daftar dari bucket list perjalanan nyasar di Indonesia lebih panjang lagi. Banyak orang yang berbangga hati karena telah berkeliling dunia namun bagi penulis, perjalanan nyasar keliling Indonesia akan menjadi sebuah prestasi yang sangat membanggakan untuk dicapai. Sampai jumpa lagi di destinasi nyasar lainnya. Tetap sehat, tetap semangat, salam nyasar selalu.

Contact

Contact
  • Address
    Kepulauan Raja Ampat Provinsi Papua Barat
  • Category
    Alam Perawan
  • Location
    Papua
  • Tags
    batanta, biota laut, diving, kepulauan, liburan, menyelam, misool, pantai, papua, papua barat, pulau, raja ampat, salawati, snorkling, waigeo, wisata

Informasi tambahan

Informasi tambahan
  • Jam Buka
    -
  • Harga
    -
  • Patokan Terdekat
    Papua Barat
  • Koneksi Internet
    bervariasi
  • Situasi
    Suasana liburan

Location

Raja Ampat, Gugusan Pulau Wisata di Barat Papua
Get directions

Contact

Raja Ampat, Gugusan Pulau Wisata di Barat Papua
  • By Denny Tamtama
  • Email: opleh@hotmail.com

Ratings

Raja Ampat, Gugusan Pulau Wisata di Barat Papua

Apa Kata Mereka

0

0 Total
Review dan rating merupakan penilaian subjektif.
Tim Suka Nyasar tidak melakukan review eksklusif dan sepihak.
Pelayanan
0.0%
Lokasi
0.0%
Kualitas
0.0%
Fasilitas
0.0%
Tingkat Kesulitan
0.0%